Kunjungan Tito Karnavian di Universitas Jayabaya
Kuliah Umum Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Univeristas Jayabaya
Hal tersebut dikatakan Tito saat memberi materi dalam acara kuliah umum dan diskusi Kapolri dengan BEM se-Jakarta di Universitas Jayabaya, Jakarta Timur, Selasa (25/10).
"Menjaga stabilitas Kamtibmas merupakan dasar untuk pembangunan guna mencapai kesejahteraan. Investasi tinggi di negara yang aman, roda perekonomian berjalan mencapai kesejahteraan," kata Tito.
Dihadapan sejumlah BEM yang hadir diantaranya, BEM Univ Islam Attahiriah, BEM Univ Ibnu Chaldun, BEM Univ Jakarta, BEM Univ Jayabaya, BEM Univ Nasional, BEM Univ Bung Karno, BEM Univ Gunadarma, BEM Univ Trisakti, BEM STAIS dan juga HMI tersebut, Tito menyebut ada berbagai potensi yang mempengaruhi stabilitas Kamtibmas.
"Negara yang stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi baik akan dapat maju dan menguasai dunia, demikian pula negara yang tidak stabil akan mengalami permasalahan," sebut Tito.
Disambung Tito, tantangan yang ada akibat paham politik dunia adalah hadirnya demokrasi liberal. Demokrasi ini jika tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan permasalahan.
"Polri dalam menghadapi tantangan ini tidak dapat bekerja sendiri, semua pihak harus bekerjasama. Elemen kampus merupakan partner potensial dan penting bagi Polri dalam mewujudkan Kamtibmas," rinci Tito.
Kampus menjadi partner potensial karena kalangan kampus selalu berpikir rasional dan mengedepankan intelektual dalam menyelesaikan masalah.
Untuk menyelesaikan persolan Kamtibmas memang diperlukan terobosan dari hasil pemikiran kaum intelektual muda, mengingat kejahatan terus berkembang.
"Kejahatan juga berkembang seperti narkoba. Pelaku dan korban dari berbagai kalangan," tutup Tito yang asik berbaur dengan para mahasiswa itu

Komentar
Posting Komentar